Selasa, 26 September 2017

Terlanjur Zina

Teman-teman, aku nemu artikel seru nih..
Cocok buat para ukhti-ukhti yang galau.
Termasuk aku yah? Galauan mulu hihihi :p
Jangan galau lagi yah ukhti..
Yuk, cek artikelnya..

Terlanjur zina. Akhir akhir ini entah kenapa banyak sahabat #NikahAsik yang curhat sudah terlanjur zina…
Awalnya pacaran. Lalu terjadilah apa yang tak seharusnya terjadi.


Ada yang curhat, dia terlanjur zina. Kemudian dia ditinggalkan pacarnya setelah diambil semuanya. Si pacar malah menikah dengan wanita lain.
Ada yang curhat, dia terlanjur zina. Sudah dizinai berkali kali. Namun setelah itu, bukannya semakin cinta dan langsung dinikahi. Si pacar justru semakin menjauh dan kasar. Si pacar hanya mendekat kalau lagi pengen zina.

Ada yang curhat, dia terlanjur zina. Sampai sudah pernah hamil dan digugurkan. Dia takut karena si pacar nggak mau tanggung jawab. Dia hanya menjadi obyek zina saja oleh pacarnya.
dalam sekian kasus tadi, selalu wanita yang menjadi korban. Sudah korban perasaan, juga korban keperawanan. Rugi diatas rugi.
Ketika terlanjur zina, si wanita merasa dirinya sudah tak lagi sempurna. Sudah ternoda. Mau minta putus, salah. Mau tetap bertahan, salah.

minta pertanggungjawaban susah, bukannya dinikahi malah diajak zina lagi. habis itu digantung lagi.
Lalu apa sebaiknya yang harus dilakukan bila sudah terlanjur zina?

1. Bertaubat
Zina itu dosa besar. Jangan anggap remeh. Jangan anggap enteng. Ancaman hukumannya berat.
Derita di dunia, salah satunya bisa kena berbagai macam penyakit seksual menular. Mulai dari gonnorhea, sipilis, herpes, sampai AIDS. Banyak yang sudah kena dan jadi korban.

Jangan kira seks bebas itu keren dan enak. Masa depan jadi taruhan.
Sekarang mungkin terasa enjoy, tapi siapa yang akan peduli sama anda, kalau anda sudah jadi pesakitan HIV? sudah banyak yang menyesal dan tersisih. Jangan sampai ada lebih banyak korban lagi.
Selain ancaman penyakit yang menyakitkan dan memalukan. Akibat lain dari terlanjur zina adalah adanya sanksi sosial. Para pelaku zina direndahkan oleh masyarakat, dianggap rusak dan merusak.
Padahal, pelaku zina juga tersiksa batinnya. Apalagi kalau sampai melahirkan, maka anak yang dilahirkan tidak diakui agama dan negara. Karena lahir di luar perkawinan yang sah.
Maka, jangan anda menunggu dan berlama lama dalam zina. Segeralah taubat dan tinggalkan partner zina anda.
Jangan lagi termakan rayuan gombalnya yang menjanjikan akan menikahi. Anda tentu tahu itu semua bohong belaka.
Shalat dua rakaat, lalu bacalah doa taubat nasuha setelahnya. Janji takkan ulangi lagi. Janji pada Allah ﷻ‎ bukan janji main main.
Jangan putus asa dari rahmat Allah ﷻ‎
Namun juga jangan jadikan taubat sebagai mainan. Jangan sampai anda mempermainkan ampunanNya.


2. Hijrah
Pindahlah dari lingkungan lama anda. Karena lingkungan pergaulan membentuk karakter kita.
Sedikit banyak, anda terlanjur zina juga karena pengaruh faktor lingkungan. Karena kosan yang permisif dan sepi. Atau karena kawan gaul yang hampir semuanya pezina.
Hijrahlah. Jangan mau diajak ke neraka bareng sama mereka.
Percayalah, mereka takkan jadi teman setia anda kalau anda kena masalah.
Jadi, lebih baik anda selamatkan diri anda sendiri dahulu.

Cari lingkungan yang baik dan islami. Cari teman teman yang rajin mengajak pada kebaikan. Hindari pacaran dan segala hal yg mendekatkan pada maksiat.
Mulailah menutup aurat dan beribadah yang baik. Perbaiki hubungan anda dengan Allah ﷻ‎

Susah? Pastinya. Mereka yang terlanjur zina lebih mengerti. Karena salah satu kejelekan zina adalah dosa zina itu membuat pelakunya kecanduan. Ini salah satu tantangan ketika hendak taubat. sudah niat pengen tobat, si dia datang menggoda dengan serbu jurus rayuan maut. Ngasih janji manis, ngasih hadiah, menunjukkan perubahan sikap. Bisakah hati tegar dan tak goyah?
Bisakah kita istiqomah menjaga taubat kita?
Cukup kuatkah keinginan kita untuk terus lari dari api neraka?

3. Berbuat baik
Iringi dosa masa lalu dengan amal baik masa kini.
Dulu anda banyak zina, sekarang banyakin sedekah.

Dulu anda banyak dugem, sekarang banyakin dzikir.
Dulu anda banyak ketawa, sekarang banyakin nangis taubat.
Jangan putus asa. Jangan lelah. Terus berusaha mendekat padaNya dan memperbaiki diri.
Lantas bagaimana soal jodohku kelak? Apakah ada yang mau menerimaku yang terlanjur zina ini?
Jangan pusingkan masalah itu. Serahkan soal jodoh sama Allah ﷻ‎
Tugas anda cuma taubat dan mendekat.

Tak perlu risau soal hal lain seperti jodoh dan semacamnya.
Tunggu saja skenario indah dariNya.


Nah begitulah sedikit solusi buat yang sudah terlanjur zina. Yang paling utama, tentu semua ini harus ada kemauan dari pelakunya sendiri. Karena hidayah bukan barang yang bisa dibeli.
Semoga dimudahkan taubatnya, mari sama sama berusaha meraih masa depan yang lebih bermanfaat.

Artikel asli dari https://nikahasik.com/terlanjur-zina/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar